Dibalik awan dunia bahagia tapi menangis
![]() |
| jaga dunia mu dengan baik |
bumi merupakan salah satu planet yang sangat indah yang diciptakan tuhan dengan fasilitas yang sangat lengkap. Di luar alam sana tuhan telah menciptakan banyak sekali bntang atau planet tapi semuanya itu tak begitu lengkap layaknya bumi. Begitu sempurna tuhan menciptakan bumi ini dengan fasilitasnya. air, api, tanah udara, tumbuhan, semuanya tersedia disini. Tuhan menyidiakan itu semua hanya untuk mahkluknya yang paling sempurna yaitu manusia. Tak sedikitpun yang tertinggal dari apa yang dianugrahkan tuhan hanya untuk manusia.
lihatlah keadaan manusia disini, mereka memang membutuhkan semuanya yang sudah disediahkan tuhan, namun mereka masih merasa kurang akan ketersediaan ini, bahkan mereka berani mengambil resiko demi medapatkan kekurangan itu, mereka berani menghilangkan gunung untuk membuat jalan untuk mereka melintas, untuk membuat pulau baru untuk tempat tinggal mereka, atau mereka juga berani menebang seluruh hutan yang ada yang hasilnya untuk mereka buat rumah, atau perabotan yang lainnya, atau yang lebih kejam, mereka berani menggunduli hutan. hanya karena mereka ingin kepuasan nafsunya belaka. Apa yang mereka inginkan di dunia ini ?.
tidak mustahil jika dunia menangis dan marah kepada manusia, yang sebelumnya dunia merasa bahagia bisa menampung semua mahkluk tuhan didalamnya. dia sangat senang ketika tuhan menurunkan mahkluknya untuk singgah bersamnya khususnya manusia. Sehingga dia menjamu manusia dengan kindahan-keindahan yang dimilikinya seakan-akan manusia adalah tamu yang paling istemewa yang diturunkan tuhan kepadanya. dia mengira bila manusia akan menjaganya, menemaninya dengan baik, namun tidak. Malah mereka seakan-akan menganiayanya dengan berbuat hal yang sangat menyakitkannya. Hingga dia menangis dan marah kepada manusia. Maka tidak mustahil jika gelombang laut setinggi gedung-gedung, tanah bergoyang dan membalikan tubuhnya, gunung menangis mengeluarkan air matanya, hutan marah membakara segalanya. Karena manusia sudah bukan lagi sahabat baik untuk dunia.
Maka renungkanlah, sudah sepatutnya manusia meminta ma’af kepadanya dan kembali menjadi sahabat baiknya lagi. Janganlah melakukan hal yang membuat dunia menangis dan marah. Dunia juga salah satu mahkluk tuhan, dia juga dapat merasa dan melihat disekitarnya. Mka ketika kita melangkah lihatlah kebawah dan sampaikan kepadan dunia “perkenanlah aku melintasi tubuhmu yang tenang ini, biarkan aku melukiskan alam mu dengan warna-warni kehidupan ku, karena semua kehidupan ku tak luput ole tangan tuhan dan kamu pasti mengetahuinya itu:.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar